Tuesday , July 17 2018
Home > News > Wasekjen DPP Partai Gerindra Mundur Karena Nyinyiran Fadli Zon
Wasekjen DPP Partai Gerindra Mundur Karena Nyinyiran Fadli Zon
Wasekjen DPP Partai Gerindra Mundur Karena Nyinyiran Fadli Zon

Wasekjen DPP Partai Gerindra Mundur Karena Nyinyiran Fadli Zon

Wasekjen DPP Partai Gerindra Mundur Karena Nyinyiran Fadli Zon – Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Eksekutif Pusat (Wasekjen DPP) Partai Gerindra Mohammad Nuruzzaman mengatakan dia mundur dari Partai Gerindra. Alasannya, salah satunya adalah karena pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, yang dianggapnya menghina anggota Dewan Penasihat Presiden, Yahya Cholil Staquf.

Fadli Zon yang menyinyir aktfivitas Cholil di Israil mengatakan bahwa melakukan kuliah umum pada acara yang di gelar di Israel tentang Hub Luar Negeri adalah tindakan yang sangat memalukan bagi bangsa Indonesia.

Mengunjungi Israel hanya untuk berbicara seperti itu. Ini memalukan bagi orang Indonesia. Tidak ada kepekaan untuk perjuangan Palestina. # 2019GantiPresident men-tweet Fadli Zon dari akun twitternya @fadlizon.

Kemarahan saya memuncak dalam penghinaan Fadli Zon terhadap kiai saya (peran agama), KH Yahya Cholil Staquf atas sebuah peristiwa di Israel yang dimeriahkan dan dialihkan ke masalah politik atas masalah penerus presiden. Untuk santri (siswa pesantren), penghinaan terhadap kiai adalah tentang harga diri dan martabat, kata Nurruzaman.

BACA JUGA : FADLI ZON : GERINDRA AKAN MENUNGGU HINGGA JOKOWI MENGUMUMKAN CALONNYA

Wasekjen DPP Partai Gerindra Mundur Karena Nyinyiran Fadli Zon – Alasan lain pengunduran diri Nurruzaman dari Gerindra, katanya, karena Partai Gerindra tidak sejalan dengan jalan perjuangannya. Gerindra berubah menjadi kendaraan yang menarik yang tidak lagi dicirikan oleh kekhawatiran dan keberanian, tetapi telah berubah menjadi mesin rapuh yang hanya mengejar minat, kata Nurruzaman.

Nurruzaman menjelaskan, pengunduran dirinya belum secara resmi diserahkan ke partai. Namun, dia telah secara tegas dinyatakan mundur dari Partai Gerindra. Setelah Hari Idul Fitri, saya akan sampaikan ke pesta, kata Nurruzaman yang saat ini di Cirebon.

Atas dasar itu, Nuruzzaman mengatakan, dia mundur dari Gerindra dan menyatakan bahwa dia akan berperang melawan partai dan elit partai. Sementara itu, dia mengatakan dia belum mengambil langkah untuk bermigrasi ke partai lain atau tidak menjadi kader parpol lagi. Aku masih mempertimbangkan, kata Nueuzzaman.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan dia tidak pernah mendengar pengunduran diri Nurruzaman secara langsung. Pengunduran diri resmi ke pesta itu, kata Dasco, belum dilakukan. Saya baru saja mendengar berita pengunduran dirinya dari media sosial, baru-baru ini, kata Dasco ketika dikonfirmasi. Sementara itu, mengenai tuduhan dan alasan pengunduran diri yang diungkapkan oleh Nurruzaman, Dasco tidak menanggapi.

Check Also

Prabowo dan SBY Akan Bertemu Untuk Mendiskusikan Pilpres 2019

Prabowo dan SBY Akan Bertemu Untuk Mendiskusikan Pilpres 2019

Prabowo dan SBY Akan Bertemu Untuk Mendiskusikan Pilpres 2019 – Ketua Partai Demokrat, Susilo Bambang …