Uncategorized

WN Malaysia Divonis 17 Tahun Penjara Usai Seludupkan 1 Kg Sabu

Terbukti dengan menyelundupkan 1 kg obat-obatan metamfetamin, dua warga negara Malaysia dijatuhi hukuman 17 tahun penjara. Hukuman ini agak lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut 20 tahun penjara.

Ketua Majelis Hakim Dwi Purwadi dalam keputusannya menjelaskan, terdakwa terbukti secara hukum dan yakin bahwa dia telah melakukan kejahatan seperti dalam pasal 113 ayat 2, pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Baca Juga : Ingin Menikah Lagi, Pria Bangka Aniaya dan Bunuh Kekasih

Menjatuhkan penjahat selama 17 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar anak perusahaan 2 bulan penjara, katanya, Kamis (23/5). Berdasarkan keputusan ini, hakim juga memberikan waktu kepada terdakwa dan jaksa penuntut umum untuk menerima, mengajukan banding atau berpikir.

Kami sudah memikirkannya, kata pengacara terdakwa dan jaksa penuntut umum, Winarko. Sebelumnya, jaksa penuntut umum mendakwa dua warga negara Malaysia, Chia Kim Hwa dan Henry Lau Kie Lee selama 20 tahun penjara.

Kedua terdakwa diketahui menyelundupkan narkotika sabu 1,05 Kg melalui Bandara Juanda di Surabaya. Meski membawa metamfetamin dengan menempelkannya ke tubuh menggunakan selotip, keduanya mengaku bisa lolos dari pemeriksaan petugas di bandara.

Keduanya mengaku hanya menerima pesanan dari bandara di Malaysia untuk membawa sabu ke Indonesia. Mereka rela membawa Sabu-sabu ke Surabaya karena mereka dijanjikan bekerja di Hong Kong.

Keduanya diketahui telah tinggal di Hotel BG Junction, dan kemudian ditangkap setelah lima jam mendarat dari bandara. Bukti shabu-shabu disembunyikan di balik tempat tidur kamar hotel. Kedua terdakwa kemudian ditangkap oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur di Hotel BG Junction Choice pada 19 Oktober 2018.

Leave a Reply