Sunday , August 19 2018
Home > News > Yusril Ihza tidak akan ikut manuver Politik Amien Rais
Yusril Ihza tidak akan ikut manuver Politik Amien Rais
Yusril Ihza tidak akan ikut manuver Politik Amien Rais

Yusril Ihza tidak akan ikut manuver Politik Amien Rais

Yusril Ihza tidak akan ikut manuver Politik Amien Rais – Yusril Ihza Mahendra selaku Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) memberitahukan curhatannya terhadap seorang sosok tokoh Bapak Amien Rais selaku Ketua Dewan Kehormatan partai Amanat Nasional (PAN) yang ingin maju sebagai Calon Presiden.

Pada niatan Pak Amien Rais itu direspon oleh Bapak Yusril Ihza Mahendra sebab sebelumnnya kan Pak Amien mengatakan akan memberikan dukungan kepada Bapak Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra yang maju menjadi Calon Presiden. Menurut Pak Yusril, sosok seorang tokoh kepemimpinan itu seharusnya bisa menjaga apa yang sudah di ucapkan dan tak bisa memiliki agenda tertentu.

Sebab ucapan yang sudah keluar dari mulut seorang pemimpin itu di sebut sabdo pandito ratu yang artinya ucapan tak bisa mencla-mencle seperti pagi dia ngomong tempe lalu sorenya ngomongnya kedelai, kalau begitukan omongannya berubah-ubah tidak konsisten, jadi sampai membuat para masyarakat maupun pendukung jadi binggung,” ucap Bapak Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra pada pesan singkatnya, pada hari Senin 11 Juni 2018.

Baca Juga : Andre Rosiade : itu haknya beliau tapi kami percaya PAN tetap mendukung Prabowo Subianto

Yusril Ihza tidak akan ikut manuver Politik Amien Rais – Jadi Pak Yusril tidak akan pernah mau mengikuti jejak seperti Pak Amien Rais yang bermanuver. Karena sebelumnya Pak Yusril Ihza mempunyai pengalaman saat berpolitik bersama Pak Amien Rais pada tahun 1999 yang lalu pada saat berkoalisi mengusung Bapak Abdurahman Wahid atau yang akrab disapa Pak Gus Dur sebagai Presiden.

Akan tetapi sudah ditengah jalan, Pak Amien Rais dengan sendirinya melepaskan mandataris MPR sebagai Presiden. Ya pada waktu Pak Amien Rais masih menjadi Ketua MPR.

Kalau diartikan pengalaman itu seperti seorang guru yang sangat bijak. Pada tahun 1999 pada pertemuan di kediamannya Dr Fuad bawazier, Bapak Amien Rais sempat membuat kami semua merasa yakin dan percaya diri untuk mengusung Bapak Gus Dur. Akan tetapi saya dan MS langsung menolak. Karena kami tak mau mempermainkan orang agar dapat menuju sebuah agenda yang tersembunyi,” ungkap Pak Yusril Ihza.

Maka dari itu di tahun 2018 ini, Bapak Yusril Ihza tidak mau lagi mengikuti manuver berpolitik dengan Bapak Amien Rais. Dari awal Pak Yusril Ihza menjelaskan, kalau dirinya sudah tidak tertarik dengan inisiatif Bapak Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais yang hingga saat ini masih melakukan lobi-lobi tentang politik.

Arti kata pepatah berbahasa jawa sabdo pandito ratu, dari awal saya sudah tak tertarik dengan inisiatifnya Bapak Amien Rais yang terus melakukan lobi-lobi politik, agar dapat memilih siapa yang nantinya bakal maju pada Pemilihan Presiden 2019 yang siap menghadapi petaha,” ucap Yusril Ihza.

Check Also

Presiden Dan Ibu Negara Merayakan Budaya Sumatera Pada Hari Kemerdekaan

Presiden Dan Ibu Negara Merayakan Budaya Sumatera Pada Hari Kemerdekaan

Presiden Dan Ibu Negara Merayakan Budaya Sumatera Pada Hari Kemerdekaan – Pemimpin Negara Kesatuan Republik …